Membayar Hutang Harta dan Shalat bagi Orang yang Sudah Meninggal

TANYA:Salam.Jika seseorang meninggal dan meninggalkan hutang, tapi orang yang dihutangi (pemberi piutang) tidak tahu di mana keberadaannya, begitupun keluarga yang dihutangi pun tidak tahu keadaan (masih hidup atau sudah meninggal) nya. Bagaimana cara bayar hutangnya. Juga orang yang berhutang ini selama sakit sampai meninggal meninggalkan shalat, bagaimana dan berapa bayar fidyahnya. JAWAB: Alaikumussalam warahmatullahHutang kepada […]

Bertayamum ketika Penggunaan Air Membahayakan (Kesehatan) Diri

TANYA:AssalamualaikumIzin bertanya bapak saya habis operasi katarak, sehingga dilarang mencuci muka sama dokter, apakah dia boleh tayammum saja jika ingin shalat? Syukran 🙏JAWAB:Alaikumussalam wr wbYa salah satu yang membolehkan untuk tayammum adalah tidak bisa berwudhu karena penggunaan air membahayakan (kesehatan) diri, maka dalam kondisi seperti yang ditanyakan diwajibkan bertayammum untuk melakukan shalat

Menyentuh Najis setelah Wudhu

TANYA:Saat setelah berwudhu untuk menuju shalat, secara tidak sengaja menyentuh najis. Apakah harus berwudhu ulang atau hanya membersihkan najis yang tersentuh itu?JAWAB:Wudhu tidak batal dengan menyentuh najis, jadi tidak perlu wudhu lagi, cukup sucikan dari najis tersebut.

Bagaimana Hukum membeli Buah di Pohon?

TANYA:Misalkan buah alpukat di masa panennya misalkan ketika sudah diborong (dibeli) itu tidak langsung bisa dipetik satu kali karena buahnya tidak semuanya tua, jadi bisa dipetik sampai tiga kali. Bagaimana Hukumnya?JAWAB: Yang benar dalam fikih adalah menyewakan pohon atau kebun selama satu tahun misalnya, maka dengan itu dia bisa memanfaatkan buahnya.

Mendahulukan Puasa Qadha daripada Puasa Kaffarah

TANYA:Apakah boleh seorang mukallaf melaksanakan qadha puasa untuk orang tua yang sudah meninggal, sedangkan ia masih belum menunaikan kaffarah puasa yang menjadi tanggungannya? JawabLBoleh mengqadha puasa sendiri atau orang lain walaupun punya tanggungan puasa kaffarah, yang tidak sah jika masih punya tanggungan puasa qadha

Melafalkan Suara Jahr apakah Hanya untuk Laki-laki dalam Sebagian Shalat?

TANYA:Salam. Apakah perempuan melafalkan suara jahr ketika maghrib, isya, dan subuh, atau hanya laki-laki saja? JAWAB:Tidak ada kewajiban bagi perempuan untuk mengeraskan suaranya saat membaca alfatihah dan surat di rakaat pertama dan kedua salat magrib isya dan Subuh, namun dianjurkan untuk mengeraskan suara di saat melaksanakan salat sendirian atau bersama lelaki muhrim

Umrah dalam Keadaan Haidh

Tanya: Bagaimana jika seorang perempuan akan melaksanakan umrah namun ia dalam keadaan haidh? Jawab:Dalam fikih Syiah Ahlul Bait jika seorang perempuan sedang melaksanakan umrah lalu mengalami meanstruasi atau haidh, maka ia boleh melakukan ihram dengan niat ihram di dalam mesjid, namun tidak perlu berhenti, hanya masuk dari satu pintu dan keluar lagi. Setelah itu ada […]

Apakah gadai SK di bank diperbolehkan?

TANYA: Apakah gadai SK di bank diperbolehkan?JAWAB:Gadai dalam makna memberi jaminan atas sebuah pinjaman atau utang adalah sah dan halal. Yang bermasalah dan hukumnya haram adalah memberi pinjaman dengan menuntut adanya tambahan (bunga) dalam membayarnya dan yang meminjam juga melakukan sebuah kesalahan (haram) kecuali jika dalam kondisi darurat, yakni memang harus meminjam sejumlah uang untuk […]

Mengqadha Shalat Karena Nifas

TANYA:AssalamualaikumSewaktu belum mengenal Syiah, sehabis melahirkan saya tidak melaksanakan solat Fardhu selama 40 hari.(Karena percaya masa suci nifas setelah 40 hari).Apakah saya harus mengadha shalat tersebut? JAWAB:Kalau memang saat itu terus keluar hingga hari 40 maka tidak ada kewajiban qadha karena sdh sesuai dg madzhab saat itu. Namun kalau darah sudah berhenti sebelum hari ke […]